Laporan Praktikum Q

Kamis, 03 Mei 2012

Awal Mei


Bias jingga terlihat lebih menawan dari biasanya. Jingganya memenuhi setiap celah ruang. Namun sayang keindahan ini tak dapat Bita nikmati. Ada pergulatan batin yang  berkecamuk di dalam jiwanya.
Sudah satu jam berlalu, namun Bita masih saja mematung dibalik jendela. Bertemankan nyanyian senja dan dering handphone yang sembari tadi mengisi keheningan.
“Sabar sayaaaaang. Ini ujian untuk kamu......................” salah satu pesan sahabatnya terpampang dilayar handphone.
          Bita sengaja membagi beban jiwanya kepada 3 orang sahabatnya, setidaknya ia berharap akan mendapatkan setetes embun yang dapat memadamkan bara dihatinya. Berkali-kali Bita bertukar pesan singkat dengan sahabat-sahabatnya. Kehadiran mereka membuat Bita merasa sedikit nyaman karna ia tidak merasa sendiri.
Ah, betapa saat ini Bita merindukan kebersamaan bersama mereka. Sahabat yang selalu mengajaknya pada kebaikan. Matanya mulai berkaca-kaca. Namun belum sempat butir bening itu mangalir, sudah terhapus oleh ketegaran yang kembali terpupuk.
Tak terasa langit mulai gelap. Pesona jingga memudar bersama hadirnya langit kelabu. Dan titik-titik kecil air langit menyanyikan nada senja diiringi simponi lirik kalam cinta-Nya. Tenang dan terasa begitu damai. Bita terlihat mulai menikmati sejuknya udara senja kali ini.
“Biarkan kegelisahan itu pergi bersama senja yang berlalu...” lirihnya. Kali ini tak ada air mata, tak ada ratap nestapa dan bara itu perlahan padam.
“Ketika kamu mulai tidak menyukai seseorang maka ingatlah kebaikannya.”
Tiba-tiba kalimat itu muncul dibenaknya, seperti seorang penasehat yang menghadirkan kesejukan diruang hatinya. Entah datang dari mana, Bita tidak memperdulikan itu. Yang ia lalukan hanya mencoba mengingat-ingat kebaikn orang lain.


Kota Tepian, 1 Mei 2012

0 komentar: