Laporan Praktikum Q

Sabtu, 21 Mei 2011

PEMBUATAN ELIXIR


dr. Fay Nurdin
SIP. NO. 30/III/DKK/2009
Jl. Kulintang 3 Samarinda
                                 Samarinda,25 Maret 2010

R/ Phenobarbital  80 ml (20 mg / 5 ml)
     m.f. elixir
     S.t.dd.cth I

Pro : Siti Wanda
Jl. Soetomo Gang 2 Samarinda

I   Resep Asli / Standar
      1.  Resep Standar
           R/ Phenobarbital  80 ml (20 mg / 5 ml)
2.  Kelengkapan Resep
     -     Nomor telepon tempat praktek dokter tidak tertera
     -     Paraf dokter tidak tertera
3. Penggolongan Obat
     O  : -
     G  : Phenobarbital
     W : -
     B  : -
4.   Komposisi Bahan
Dalam 80 ml mengandung:
-          Phenobarbital        320 mg
-          Ethanol                  10 ml
-          Gliserin                  4 ml
-          FD & C Yellow    4 ml
-          Oleum Citri           3 tetes
-          Aqua                     62 mg
        
II  Uraian Bahan
1.   Phenobarbital
a.   Sinonim                    :  Fenobarbital, Luminal (FI III, 481)
b.   Farmakologi             :  Mencegah timbulnya mutual listrik abnormal didalam pangkal dalam SSP (OOP V, 394)
c.   Khasiat                     :  Hipnotikum, sedativum (FI III, 481)
d.   Pemerian                  :  Hablur atau serbuk hablur, putih berbau, rasa pahit. (FI III, 481)
e.   Kelarutan                 :  Sangat sukar larut dalam air, larut dalam etanol (95%) P, dalam etr P, dalam larutan alkali hidroksida dan dalam larutan alkali karbon. (FI III, 481)
f.    Dosis                        :  DL  1x : 15 mg – 20 mg
                                                  1h : 45 mg – 80 mg (FI III, 964)
                                          DM 1x : 300 mg
                                                  1h : 600 mg (FI III, 980)
g.   Inkompatibilitas       :  -

 2.  Gliserin
a.   Sinonim                    :  Glycerolum, Gliserol (FI III, 271)
b.   Farmakologi             :  -
c.   Khasiat                     :  Zat tambahan sebagai pemanis (FI III, 271)
d.   Pemerian                  :  Cairan seperti sirup, jernih tidak berwarna, tidak berbau, manis diikuti rasa hangat, higroskopik. Jika disimpan beberapa lama pada suhu rendah memadat membentuk massa hablur tidak berwarna yang tidak melebur hingga suhu mencapai lebih kurang 20o. (FI III, 271)
e.   Kelarutan                 :  Dapat campur dengan air dan dengan etanol (95%) P, prtaktis tidak larut dalam kloroform P dan dalam minyak lemak. (FI III, 271)
f.    Konsentrasi              : 5% (Scoville’s, 504)
g.   Inkompatibilitas       :  -

 3.  Etanol
a.   Sinonim                    :  Aethanolum, Alkohol (FI III, 65)
b.   Farmakologi             :  -
c.   Khasiat                     :  Zat tambahan sebagai pelarut (FI III, 65)
d.   Pemerian                  :  Cairan tidak berwarna, jernih mudah menguap dan mudah bergerak, bau khas rasa panas. Mudah terbakar dengan memberikan nyala biru yang tidak berasap. (FI III, 65)
e.   Kelarutan                 :  Sangat mudah larut dalam air, dalam klorofm P dan dalam eter P. (FI III, 65)
f.    Konsentrasi              :  -
g.   Inkompatibilitas       :  -

 4.  FD & C Yellow
a.   Sinonim                    :  Tartrazin (Handbook of Pharmaceutical Excipients, 175)
b.   Farmakologi             :  -
c.   Khasiat                     :  Zat tambahan sebagai pewarna
d.   Pemerian                  :  -
e.   Kelarutan                 :  -
f.    Dosis                        :  -
g.   Inkompatibilitas       :  -

 5.  Oleum Citri
a.   Sinonim                    :  Minyak Jeruk (FI III, 452)
b.   Farmakologi             :  -
c.   Khasiat                     :  Zat tambahan sebagai pengaroma (FI III, 452)
d.   Pemerian                  :  Cairan kuning pucat atau kuning kehijauan, bau khas, rasa pedas dan agak pahit. (FI III, 452)
e.   Kelarutan                 :  Larut dalam 12 bagian etanol (90%)P, larutan agak beropalesensi dengan etanol mutlak P. (FI III, 452)
f.    Konsentrasi              :  0,2% - 0,3% (The Art Science and Technologi of Pharmaceutical Coumpounding, 99)
g.   Inkompatibilitas       :  -

6.   Aqua
a.   Sinonim                    :  Air Suling (FI III, 96)
b.   Farmakologi             :  -
c.   Khasiat                     :  Zat tambahan sebagai pelarut (FI III, 96)
d.   Pemerian                  :  Cairan jernih, tidak berwarna, tidak berbau, tidak mempunyai rasa. (FI III, 96)
e.   Kelarutan                 :  -
f.    Dosis                        :  -
g.   Inkompatibilitas       :  -


III   Perhitungan Dosis
   1.   Phenobarbital
         DL dewasa                  1x : 15 mg – 20 mg
                             1h : 45 mg – 80 mg
         DM dewasa                 1x : 300 mg
                             1h : 600 mg
         Dosis dalam resep :
         1x :  x 0,32 g = 0,2 g = 20 mg
         1h : 20 mg x 3 = 60 mg

         Kesimpulan : Dosis dalam resep terapi

IV   Penimbangan Bahan
         1.   Phenobarbital     :  x 20 mg = 320 mg = 0,32 g
         2.   Ethanol               :  x 25 bagian etanol = 9,8 ml = 10 ml
         3.   Gliserin               : 5% x 80 ml = 4 ml
         4.   Ol. Citri              : 0,2% x 80 ml = 0,16 ml x 20 tetes = 3 tetes
         5.   FD & C Yellow : 0,01% x 80 ml = 0,008 g = 8 mg
               Pengenceran       :  x 25 ml = 4 ml
         6.   Aqua                   : 80 ml – (0,32 g + 10 ml + 4 ml + 1 ml +4 ml)
                                           : 60,68 ml
                                           : 61 ml


V    Cara Kerja
         1.   Disiapkan alat dan bahan, kalibrasi botol 80 ml.
         2.   Dibuat larutan FD & C Yellow didalam erlenmeyer, dengan mengambil 50 mg FD & C Yellow dan air 25 ml, kemudian diambil 4 ml dari larutan.
3.   Dilarutkan Phenobarbital dengan etanol dalam Erlenmeyer sampai homogen, dimasukkan digelas kimia.
4.   Ditambahkan Gliserol dan FD & C Yellow kedalam gelas kimia, diaduk hingga homogeny, dimasukkan dalam botol.
         5.   Ditambahkan Oleum Citri, dan air sampai tanda batas, tutup dan kocok. Beri etiket.
VI   Penandaan
         Etiket Putih
Laboratorium Farmasetika 1
Akademi Farmasi Samarinda
Apt :                                   
No. : 03                           Tgl : 04  April 2011
Siti Wanda (13thn)
3 x sehari 1 sendok the
Sesudah makan
KOCOK DAHULU

VII  Edukasi
       1.   Obat ini berkhasiat untuk obat tidur dan meningkatkan relaksasi yang nyaman.
         2.   Obat ini diminum 3 x sehari 1 sendik makan, kocok dahulu sebelum diminum.
         3.   Obat ini dapat menyebabkan kantuk.
         4.   Obat ini disimpan ditempan yang sejuk dan kering.

Jumat, 20 Mei 2011

DAN AKU PERCAYA TIDAK ADA USAHA YANG SIA-SIA

Bismillahirrahmanirrahim..

Waktu berlalu dengan cepat, rasanya baru kemaren MOS di SMAPAN sekarang sudah mau masuk semester 2 di AKADEMI FARMASI SAMARINDA.

Sebelumnya gak pernah terlintas sedikitpun kalau akhirnya aku akan mengenyam pendidikan di dunia FARMASI, dari SD dulu pengen banget jadi arsitek, buat rumah-rumah unik, bebas berkreasi n berimajinasi. Tapi takdir ALLAH siapa yang tau, setelah mengalami berbagai macam pilihan akhirnya aku putuskan untuk melanjutkan study di bidang Farmasi yang kata teman-teman waktu SMA pelajarannya susah sangat.

Hhhhmmmmm,,waktu mau ambil keputusan dulu rasanya berat banget. Bayang-bayang mata kuliah yang katanya susah sangat menghantuiku, rasa percaya diriku turun drastis, dalam pikiranku “siapa sieh aku” aku bukan seoarang yang suka belajar, bukan jejeran anak pintar di SMA, bukan orang yang suka dengan hal-hal yang berbau dengan kesehatan. Aku lebih menyukai bidang seni dari pada kesehatan.

Rencana ALLAH siapa yang bisa menentang, Keinginan papa terlalu keras untuk aku lawan, toh nyatanya juga setelah papa kasih aku kebebasan untuk memilih, keadaan justru membuat aku benar-benar harus memilih AKADEMI FARMASI menjadi pilihan. Oke, aku ikhlas pah. Ridho ALLAH khan ada pada restu orang tua.

Aku mau cerita tentang OSPEK. Ingat waktu OSPEK dulu, selama 3 hari OSPEK aku tidur gak lebih dari 5 jam. Kakak tingkat slalu bilang,”OSPEK ini gambaran ketika kalian terjun langsung dalam perkuliahan nanti.” Dan setelah 1 semester ini aku menjalani pendidikan di AKFAR, yupzzz..pernyataan kakak tingkatku itu benar. Waktu OSPEK kami dituntut untuk kerjasama, saling menghargai, kerja keras, kompak, menghargai waktu yah begitulah. Ingat benget dihari pertama OSPEK, aku masuk dikelompok hijau, hari itu kelompok aku yang paling berantakan, kami gak kompak n datang paling akhir. Kalau sudah gitu pastilah dapat hukuman, tapi hukuman disini beda, gak ada tuh yang namanya adu kekerasan fisik. Paling disuruh jalan jongkok itu juga gak jauh, trus disuruh gaya ubur-ubur, gaya monyet, aduh macem-macem dech, senyum aja kalau ingat pas disuruh gaya ubur-ubur n ular :D. Nah,,seharian itu kelompokku jadi sorotan ya karna kesalahan kami, apa-apa kelompoh hijau, sedikit-sedikit salah, nanti diteriakain, hijau lagi hijau lagi, salah lagi salah lagi huft.

Menjelang hari kedua kami atur stetegi, sebisa mungkin kami melawan ego masing-masing berusaha untuk bisa kompak, karna kalau dipikir dari 12 orang (kalau gak salah) rasanya sulit banget untuk di satukan , secara kami belum terlalu kenal, dari sekolah yang beda-beda yah kaya batu gitu, pada keras semua. Oke balik ke stategi yang kami susun akhirnya kami mengalahkan ego masing-masing, kami bener-bener gak mau dipermalukan lagi, karna serius hari pertama itu kami terus yang kena, salaaaaaaaaaaaaaaah terus, sedih banget dah. Malamnya kami kerjakan semua tugas sama-sama, semua usaha sudah dikeluarkan, tapi karna masih aja ada yang belum bisa bersikap bijak dengan keadaan begini akhirnya kelompok kami dihari kedua masih banyak buat kesalahan.

Akhirnya kakak tingkat yang bukan anggota SEMA kumpulkan kami semua diruangan ditanya kenapa sampai hari ini masih banyak aja yang salah, awalnya gak ada yang angkat bicara, tapi karna didesak n suasana waktu itu juga gak tertalu tegang akhirnya satu-satu angkat bicara n waktu teman satu kelompokku angkat bicara jelaskan kenapa kelompok kami gagal lagi. Dengan deraian air mata sambil terisak-isak ETHY jelaskan kenapa kami sampai hari ini belum juga bisa kompak. Sedih,,apa yang Ethy bilang itu memang kenyataanya, kami masih egois n manja. Hari kedua selesai, karna sudah tau kelemahan kami dimana akhirnya dengan tenaga yang tersisa kami coba untuk kompak, coba mengalahkan ego, karna kami bener-bener capek kena hukuman terus, malamnya kami kerja keras perbaiki semuanya, berusaha bagi tugas yah walaupun masih aja belum adil. Kami berusaha untuk ngerti satu sama lain. Menjelang pagi tugas kami sudah hampir beres semua, akhirnya satu-satu secara bergantian tidur n istirahan. Sampai subuh kami siap-siap, belum jam 6 kami sudah siap. Berangkat kekampus bareng dengan satu harapan HARI INI GAK BOLEH GAGAL LAGI. Datang kekampus kelompok kami yang ke dua hadir. Alhamdulillah gak telat lagi. Dikasih bonus tidur sama kakak tingkat. Yupzzz,,sambil nunggu kelompok lain yang datang kami tidur dulu. Trus setelah itu menjalani serentetan agenda hari itu, Alhamdulillah hari ini kakak tingkat sudah jarang teriakin kami, hukuman juga udah jarang kami dapat. Jarang dikerjain lagi. Tapi kuq aneh ya, ternyata gak cuma aku yang merasakan yang lain juga bilang gini, kuq kesannya kami jadi dicuekin. Kelompok lain pada dimarahin kami malah didiamkan. Hmmmmm,,sepi jadinya. Aduch apaan sie,,syukur atuh gak dapat hukuman.

Nah hari ketiga ini hari terakhir OSPEK, hari ini bakal diumumkan kelompok mana yang paling kompak. Di acara terakhir sebelum diumumkan kelompok mana yang menang, kami disuruh buat yel-yel, kali ini benen-bener kacau dech, awalnya waktu latihan kelompok kami yang paling heboh, eh waktu tampil, kacau dah, yang lain dapat tepuk tangan nah kami disorakin. :D

Pas diumumkan satu-satu katagori yang akan dapat penghargaan, dari ratu n king, peserta yang terpasrah dll dech,,udah lupa apa aja katagorinya. Nah, ini waktunya diumumkan kelompok yang paling kompak. Dag dig dug der, kakak tingkat tu pada bilang kelompok biru, ada juga yang bilang ijo, nah kami yang kelompok ijo dengan PD’nya teriakin IJO IJO IJO,dan ternyata kelompok kamilah yang jadi kelompok paling kompak ^_^ senangnya. Kami pulang bawa piala. ^_^

Dari sini bisa diliat awalnya kami yang jadi kelompok paling acur ternyata bisa jadi kelompok terbaik n terkompak. KITA BISA KALAU MAU BERUSAHA DAN GAK ADA YANG SIA-SIA DARI SEBUAH USAHA.

Dari pengalaman di OSPEK aku coba terapkan hal-hal positifnya keperkuliahan. Awal perkuliahan dimulai gak terlalu berat sie, cuma sedikit shock aja dengar ketentuan-ketantuan di AKFAR ini, disiplin banget. Semester 1 ini banyak matakuliahanya masih sama SMA, jadi gak terlalu kaget. Ada tambahan aja kek Farmasetika Dasar. Sebelum praktikum Farmasetika dasar mulai aku bisa lalui kuliah dengan santai, malah ngerasanya nyaman banget. Praktikum Biologi Farmasi n Kimia Dasar masih bisa aku atasi sendiri, gak sampai buat aku frustasi, lagi pula pembawaan dosen yang gak terlalu tegang buat aku nyaman menjalani praktikumnya. Seneng dech,,aku jalani kuliah semangat benget waktu itu. Nah,,tapi itu gak berlangsung lama, akhirnya setelah beberapa kali tertunda praktikum Farmasetika Dasar mulai berjalan.

Hari-hariku jadi kacau balau, persiapan praktikum pertama rasanya berattttttttttttttttttt banget, aku yang masih belum tau banyak ilmu Farmasi kebingungan ngerjakan jurnal untuk praktikum n gak ngerti apa aja yang harus dipelajari untuk persiapan pretest yang akan diadakan sebelum praktikum mulai.

Akhirnya di praktikum pertama aku gagal, yaah, karana nilai pretest aku gak memenuhi standar, aku n teman-teman dikeluarkan dari lab, gak boleh ikut praktikum karna nilai kami gak memenuhi. Dari 47 mahasiswa cuma 7 orang yang bisa ikut praktikum, dan 7 orang itu anak SMK Farmasi semua. Kalau ditanya gimana perasaan waktu itu, jelas aku bilang sedih. Yah gimana gak, sudah susah-susah buat jurnal, eh, malah gak bisa ikut. :’(

Dari praktikum pertama ini aku coba untuk instropeksi diri. Coba evaluasi, cari kelemahan aku dimana. Setelah aku temukan titik-titik kelemahanku. Aku belum bisa buat jurnal sendiri n masih belum ngerti sistem belajar yang harus aku terapkan untuk bisa memahami materi pretest. Karna aku sudah bilang sebelumnya AKU BUKAN ORANG YANG SUKA BELAJAR. Dari keluh kesah teman-teman waktu itu aku bisa ambil positifnya, merekan kebanyakan bilang gini,

“sudah bikin jurnal sampai begadang”

“padahal aku sudah belajar sampai tengah malam”

“aku sudah ngapal cape-cape”

“aku sampe gak bisa tidur gara-gara belajar ternyata gak masuk juga”

Masih banyak lagi keluh kesah mereka. Tapi dari situ aku bisa tau apa yang harus aku lakukan. Yaitu BELAJAR. Karna jujur malam sebelum praktikum itu aku cuma sibuk perbaiki jurnal. Aku pikir akan mudah melaluinya seperti aku melalui pretest Praktikum Kimia Dasar. Tapi salah besar. Aku HARUS USAHA LEBIH KERAS di Praktikum Farmasetika Dasar ini. Sepekan menjelang praktikum Farmasetika Dasar aku menjalani apa yang diatur sama dosenku, hari jum’at kami terima resep yang akan dibuat dalam bentuk jurnal, n hari senin harus dikumpul untuk dapat ACC, karna jurnal yang belum dapat ACC gak boleh ikut praktikum. Kali ini aku masih kesulitan ngerjakan jurnal sendiri, masih tergantung sama teman yang dari SMK Farmasi. Hari-hariku makin berat banget, capeeeeeeeeeeee rasanya, mana harus ngerjakan jurnal, harus kuliah juga yang dari pagi sampe sore dikampus. Dengan segala kekurangan isi jurnalku akhirnya dapat ACC juga. Malam sebelum praktikum, aku masih buat laporan hasil praktikum minggu lalu, jadi walaupun gak ikut praktikum kami tetap disuruh buat laporan n yang dibahas dilaporan kami tanya sama yang ikut praktikum. Aku bangun lebih awal dari biasanya, coba menghapal meteri Farmasetika Dasar yang disampaikan dikuliah.

Berlembar-lembar materi yang harus aku pahami. Ya Rabb, aku lelah!!!!!!.
Dengan kecemasan yang berkecamuk, aku datang kekampus. Teman-teman sibuk sama print out materi kuliah n jurnal, sibuk memahami materi n menghapalnya. Aku diam aja liatnya trus buka-buka jurnal n materi tetap aja gak bisa masuk itu materi. Aku diam aja, kadang ada yang datang ngajak ngapal bareng. Aku takut karna kesempatanku untuk gak bisa ikut praktikum cuma tinggal dua kali, kalau hari ini aku gagal otomatis nyawaku di Praktikum Farmaset tinggal 1. N kalau nanti gak bisa juga berarti aku harus mengulang tahun depan. Hiks,,hiks,,hiks.

Setelah pretest dan lembar jawaban dibagikan. Kali ini aku gagal lagi , dari 47 orang ada 12 orang yang lulus, 2 orang diantaranya berasal dari SMA IPA. Aku gak bisa tahan air mataku waktu itu, aku sedih n berpikir SEGITU BODOHNYA kha aku.

Sampai dirumah, aku coba evaluasi lagi. Ada apa sama aku. Soal itu pretest itu rasanya gak terlalu sulit. Semuanya ada dimateri kuliah dan jurnal. Dan aku temukan jawabannya aku belum bisa FOKUS, n aku masih terlalu TEGANG. Menjelang praktikum ketiga aku berusaha untuk gak tegang, berusaha sebisa mungkin untuk belajar menghapal, yah karna kalau liat teman-teman aku yang bisa lulus pretest mereka itu rata-rata hapal n mengerti isi materi kuliah n isi jurnal. Rutinaitas kuliah tetap aku jalani, malam sebelum praktikum Farmaset yang ketiga. Aku tidur jam 11 malam n bangun lagi jam 3 malam ini gak pernah aku lakukan selama SMA tidur gal lebih dari 4 jam. Aku minta pertolongan sama Allah. Walaupun masuk Farmasi bukan keinginanku, tapi aku gak mau buat papa kecewa. Kali ini aku usaha untuk suka belajar n menghapal. Satu-satu lembar jurnal aku buka. Karna sudah tau bagian-bagian mana yang akan jadi bahan pretets aku jadi lebih mudah untuk fokus. Materi kuliah juga aku pahami bagian-bagian pentingnya.

Dipraktikum ketiga dari 47 orang cuma 18 yang nilai pretestnya belum bisa memenuhi persyaratan dan Alhamdulillah aku bisa ikut praktikum ketiga ini, yah walaupun dengan nilai pretest yang pas-pas’an. Teman-temanku yang 18 orang tadi dapat toleransi dari dosen supaya bisa mengikuti praktikum. Senangnya bisa ikut praktikum semua. ^_^

Sampai dirumah aku coba evaluasi lagi, hari ini aku bisa ikut praktikum tapi dengan nilai yang pas-pasan minggu depan aku harus dapat nilai yang lebih baik lagi untuk menutupi nilai-nilai minggu sebelumnya yang belum memenuhi standar. Aku coba cari titik kekurangan dalam belajarku. Dan aku temukan AKU HARUS LEBIH KERJA KERAS LAGI, yah aku kurang kerja keras, terbukti saat aku tanya sama teman pengertian ini itu dia dengan cepat n lancar menjawab. Hmmmm. Aku harus berusaha.

Setelah menjalani kegagalan dan kegagalan itu Alhamdulillah sampai praktikum terakhir aku bisa ikut terus. Oh,yah. Aku mau cerita kejadian didalam ruang kuliah. Jadi gini, awal-awal praktikum dulu aku pernah menghadap dosen pembimbingku yang kebetulan juga dosen yang kasih meteri kuliah. Nah,,aku sama temanku Ainur waktu itu tanya tentang isi jurnal. Karna waktu ditanya jawabnya agak lola n gak ngerti-ngerti saat dijelaskan aku sama temanku gemetaran coz dosenku langsung agak marah. Yah,,gimana gak marah. Orang yang ditanya itu materi yang sudah disampaikan beliau. Alhasil kalau beliau masuk kuliah, aku sempat jadi sasarannya terus, setelah menjelaskan pasti nunjuk aku. Bilang gini.

“Kamu ngerti?”

“Ngerti pak” aku jawab dengan muka polos. :D

Nah, pas kuliah sebelum praktikum ketiga dosenku itu. Suruh kami satu persatu ngitung dosis didepan. Dan yang pertama kali disuruh itu AKU. Huft,,dalam hati keknya aku sudah dicap paling gak ngerti nie sama dosen satu ini. Akhirnya aku maju ambil resep dari bapaknya, salin kepapan tulis, trus agak gugup juga ngerjakan didepan. Alhamdulillah dengan lancer aku bisa ngerjakan ^_^ dan sejak itu dosenku gak pernah lagi nunjuk-nujuk aku n bertanya.

“Kamu ngerti”

Hohohoho,,itulah sedikit ceritaku disemester 1. Masih banyak sebenarnya kejadian-kejadian yang aku alami. Apa lagi dari praktikum 4 selanjutnya, aku dapat banyak pelajaran berharga. Dan yang paling aku ingat tentang KEJUJURAN dan TANGGUNGJAWAB pelaharan ini aku dapat waktu praktikum yang ke 7. Hari itu kami semua dikeluarkan dari lab karna salah satu dari kami ada yang GAK JUJUR N GAK TANGUNG JAWAB.

Lain kali akan aku ceritakan lagi. Sekarang dosenku yang sering tanya “kamu bisa” sudah jadi baek banget. Dulu kalau ketemu beliau rasanya jantungku mau copot. Tapi sekarang sudah gak ^_^ Beliau orang yang sangat tegas, tapi dari ketegasannya aku belajar untuk BERUSAHA LEBIH KERAS karna dosenku ini banyak maunya, jadi harus usaha ekstra. Dari ketegasannya juga aku BELAJAR DISIPLIN. Sekarang mau bilang TERIMAKASIH sama dosen pembimbingku itu. Berkat ketegasan beliau aku bisa sedikit demi sedikit rubah kebiasan burukku. Dan karna sebelumnya digojlok praktikum keempat dan seterusnya aku sudah gak tegang n stress lagi. Aku sudah mampu mengatasinya ^_^ semua itu karna mau belajar dari pengalaman dan berusaha memperbaikinya.

Sekarang aku tinggal menunggu hasil dari belajarku. Gak berharap banyak, kalaupun harus ikut SP aku terima, yang penting aku sudah berusaha.
Kalau ada yang bertanya apakah menyesal masuk FARMASI.

Aku rasa tidak, disini aku belajar banyak hal, bukan cuma belajar ilmu farmasi tapi belajar menjadi dewasa. Semoga ilmu yang aku dapat kelak dapat bermanfaat bagi banyak orang, yah aku rasa aku gak salah mengikuti keinginan papa n ambil keputusan untuk melanjutkan pendidikan disini. BISA KARNA MAU BERUSAHA ini kata-kata bu’Titin salah satu dosen pembimbing Farmasetika Dasar.

Ternyata dosen-dosenku itu dulu juga PERNAH GAGAL tapi mereka bisa seperti ini. Itulah yang membuat aku semangat bangkit dari kegagalan. Setiap orang pasti pernah gagal tapi bukan itu yang bagian pentingnya. Yang terpenting adalah apakah ia MAU BANGKIT DARI KEGAGALAN.

Kota Tepian, 13 Februari 2011

SUARA HATI Q YANG RAPUH

Terjerat aku diantara titik jemu..
Dengan perputaran waktu yang terus memaksa untuk melangkah..
Menjalankan naskah kehidupan yang tak pernah berhenti akan urusan dunia..
Terus dan terus tersibukkan oleh dunia..

Jerit hati seolah tak terdengar lagi..
Tangisnya..
Rintihnya..
Seolah angin lalu yang tak perlu diperhatikan..

Hatiku,,nyaris mati dimakan waktu..
Kering oleh terik matahari..
Terombang ambing oleh badai..
Dan nyaris terseret arus..

Langkahku tak terarah lagi..
Akarku tak mampu mencengkram bumi..

Teriakku pada mereka,,
Tak mampu menopang langkah,,
Memupuk jiwa..

Seberapapun penyejuk yang diberikan,,
Keceriaan yang terlukis..
Tetap tak mampu,,
Menghidupkan taman hati yang dulu semerbak akan keimanan..

Dimana..
Ketenangan,,kesejukan,,kebahagiaan dan ketentraman yang dulu ku rasa..
Tak ku temukan pada mereka..
Tak ku temukan dalam lingkaran ukhuwah..

Buka kabut yang menutupi penglihatan hati ku ya Rabb..
Karna aku tak ingin menggadaikan keimanan ku pada dunia..
Kembalikan keimanan itu..
Beri aku cahaya tuk melangkah..
Sirami hatiku untuk kembali tumbuh..

Karna kini aku sadar,,Engkaulah yang selama ini aku cari..
Engkau yang slalu mengisi relung hati..
Namun terabaikan olehku..
Engkau yang mencurahkan kasih sayang..
Namun tak ku sadari..

Kota Tepian, 10 Mei 2011

TENTANG MEREKA ^_^


Bismillahirrahmanirrahim…
Hmmm,,gak kerasa sekarang sudah mau masuk semester 2 itu artinya sudah lebih kurang 6 bulan aq berpisah sama teman-teman SMA. Kalau ingat masa-masa SMA seneng banget,,masa-masa pencarian jati diri dan pembentukan karakter. Ah,,masa-masa yang indah penuh dengan persahabatan.
Kelas satu SMA dulu aq duduk sebelahan sama ANGELIN IBAN teman yang sama-sama dari SMPN  4 Samarinda. Waktu SMP gak pernah akrab cuma sekedar tau tanpa mengenal. Tapi ketika sama-sama memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di SMA N 8 Samarinda qmi jadi dekat, sangat dekat. Angelin gadis keturunan dayak dengan ciri khas kulitnya yang putih, anaknya ramah n gak sombong walaupun dia terbilang pintar. Waktu daftar masuk SMAPAN (baca: SMA N 8) aq gak pernah nyangka kalau bakalan satu kelas sama dia dikelas X-3 hmmmmmm,,kalau ingat kelas X dulu cuma bisa senyum dech, banyak hal terjadi dikelas yang jadi juru kunci kebersihan kelas itu, kumpul sama teman-teman yang super heboh n usil memiliki kesan tersendiri buat aq. Oke,,balik lagi tentang Angelin selama 1 tahun sama Angelin banyak yang aku pelajari darinya, yaitu tentang keramahan n konsisten sama prinsip. Angelin seorang katolik protestan yang cukup kuat memegang prinsip agamanya, mungkin juga karna ayahnya yang seorang pastur gereja yang berada disamping rumahnya. Tapi justru ini yang menarik, Angelin berbeda dari yang lain, aq menyukai karakter sahabat q ini, yah, walaupun aq juga berkali-kali merasa kesal dengan sifatnya yang lain. Hehehe,,peace ^_^ angel…
Layaknya anak-anak SMA biasanya aq juga punya kelompok bermain, biasanya orang bilang genk, hooooppp,,bukan genk hanya teman ngumpul. Yah aq terdiri dari 5 orang yang berbeda karakter, SANGAT BERBEDA!!!,,tapi gak tau kenapa bisa nyatu,,mungkin karna tempat duduk kami yang berdekatan atau apa, hanya ALLAH  yang tau,,hehehe. Nah,,dengan karakter dan latar belakang yang berbeda-beda ini aku melihat karakter Angelin begitu menarik, karakter yang ingin mempertahankan kebaikan tanpa menyakiti orang lain begitu terlihat. Prinsip hidupnya yang menarik terkadang kita sebagai muslim saja tidak melakukannya, prinsipnya “HIDUP UNTUK MENGABDI KEPADA TUHAN.” Subhanallah, Angelin mengajarkan aku tentang makna kehidupan. Dia juga pernah bilang kalau tidak akan pacaran selama SMA dan mengatakan akan pacaran pada waktu yang tepat, yah walaupun saat itu kami sering membicarakan laki-laki tapi keinginan untuk berpacaran dari dirinya tidak diwujudkannya, karna ia sadar bahwa itu ada waktunya sendiri, dan terbukti pernyataanya bukan hanya sekedar ucapan. Sampai lulus SMA Angelin gak pernah pacaran, padahal parasnya cantik, aq yakin gak sedikit laki-laki yang jatuh hati. Angelin juga termasuk orang yang sangat toleransi dalam beragama, ini terlihat dari sikapnya yang gak berubah semeskali ketika aku memutuskan untuk berjilbab dan mengenakan pakaian layaknya seorang muslimah. Ada satu kejadian yang begitu melekat diingatanku. Hari itu ada acara buka puasa bersama disekolah, saat ini kami sudak kelas 3 SMA, dan saat itu aku sudah mengenakan jilbab dan setia dengan rok. Karna takut pulang sendiri aku meminta Angelin untuk antar jemput. Hmmm,,kejadiannya waktu mau pulang dari acara, ketika itu sudah malam sekitar jam setengah 10 malam. Kami sudah siap mau pulang, waktu mau naik motor sama Angelin aq bilang “diduduknya kayak laki-laki aja yah.” Angelin justru bilang gini “mending duduk miring aja, qm khan sudah  pake jilabab  sama rok, gak baik aja kalau diliatnya.” Ini kata-kata Angelin yang gak pernah bisa aku lupakan, betapa dia sangat menghargai aku, dari kata-katanya itu dia ikut membantuku menjaga imeg akhwat yang mulai melekat sama diriku.
Itulah Angelin, sampai kapan pun dia akan termasuk dalam daftar sahabat q,,wlaupun sejak melalui proses perubahan menjadi seorang muslimah sesungguhnya, aq udah gak pernah lagi curhat masalah pribadi sama dia, tapi dia tetap sahabat q. Entah apa aq dipandangannya yang jelas dimata q dia adalah seorang sahabat. SAHABAT TERBAIK ^_^
Diantara 4 orang teman ngumpul aq tadi,,selain dekat sama Angelin, aku juga dekat sama  Dessy Ratnasari,,hehehe namanya kayak artis yah,,aku biasa menyapanya ‘EMAK’ gak tau sejak kapan aku mulai memakai panggilan itu, postur tubuh dan gaya bicara Dessy lah yang membuat aku memanggilnya dengan sebutan Emak. Yang manarik dari sahabat q satu ini sikap setia kawannya, emak orang yang SANGAT SETIA KAWAN,, yah sangat sangat sangat setia kawan n gak perhitungan. Kalau pelajaran agama atau lagi mentoring aku sering duduk sebelahan sama emak. Aku juga paling senang maen kerumahnya,,coz bisa liat sawah n masak-masak bareng dirumahnya. Rumah emak sering dijadikan tempat kami ngumpul,,padahal rumahnya yang paling jaaaaaaaaaaaaaaauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuhhhh banget,,butuh waktu setengah jam dari sekolah. Tapi ceritanya ajah belajar bareng ujung-ujungnya bukan belajar bareng tapi makan bareng,,hehehehe. Ah,,pengen banget mengulang masa-masa itu.
Sama seperti Angelin, sikap emak juga gak berubah waktu aku mulai manapaki jalan menjadi muslimah sesungguhnya. Yah,,meskipun meskipun,,hehehe,,cuma emak yang tau,,tapi gpp toh dia gak menjauhiku, emak tetap ada ketika aku datang. Tetap menghargai walaupun sekarang sudah benar-benar berbeda prinsip. Huffft,,aku saying emak selalu. ^_^
Naik ke kelas 2 SMA aku pisah kelas dari 4 orang teman ngumpulku tadi,,satu masuk IPS,,Angelin, Emak, n Rita masuk IPA 1 sedangkan aku terdampar di IPA 2. Hmmmm,,rencana ALLAH memang indah, awalnya aq seding pisah sama teman-temanku. Tapi ALLAH yang lebih tau yang terbaik untukku. Dikelas 2 ini aku mengalami perubahan pola pikir, mulai menemukan sisi-sisi lain dan karakter yang lain juga. Tapi aku lagi gak mau bicarakan itu. Dikelas 2 ini aku punya 2 orang terdekat Nelly Moulisa n Rahayuning Tyas.
Awalnya aku sudah kenal sama Nelly,,dia teman aku di Teater. Nelly agak kalem n banyak disukai cwo. Kesan sama Nelly gak begitu banyak yang aku ingat. Tapi satu ucapannya yang membuat aku jadi tetap bertahan walaupun sedirian, mungkin dia sudah lupa akan kata-kata ini, tapi begitu melekat dibenakku. Jadi ceritanya gini. Waktu itu aku mau sholat berjamaah dimushola,,nie tahap awal aq memperbaiki diri. Karna belum terbiasa dengan ini aku agak ragu pergi sendiri kemushola. Ada sie biasanya si Wulan teman yang duduk dibelakangku kadang suka aq ajak biar ada teman. Tapi yahhhh,,begitulah. Nelly bilang gini “Kata mamaq kalau kita masuk neraka rame-rame juga gak akan menyenangkan, tapi kalau kita masuk surga walau cuma sendiri nikmatnya gak akan berkurang.” Ini kata-katanya yang membuat aku berani melangkah kemushola sendiri. Walau sebenarnya amal kebaikan itu akan lebih menyenangkan dikerjakan bersama-sama. Hmmmmm,,itu cuma motivasi saat benar-benar sendiri.
Satu lagi teman terdekatku Rahayu. Walaupun gak doyan pake rok tapi Rahayu punya beberapa rok, alhasil waktu pertama kali memutuskan untuk pake rok, rahayu jadi sasaranku, hehehehe. Rok rahayu yang menjadi saksi pertama kalinya aku memakai rok mulai detik itu dan seterusnya.  Aku juga senang ngobrol sama sahabatku satu ini, dia jadi tempat aku mencurahkan isi hatiku, dia slalu merespon dengan baik, pendengar yang baik, walaupun kisah ku slalu dengan tema yang sama, tapi dia gak pernah bosan. Bahkan slalu menanti kelanjutan ceritaku. Setiap istirahat yang aku sering menceritakan kejadian-kejadian yang aku alami hari itu dengan hati yang berbunga-bunga, n dia juga ikut bahagia. Ah,,masa-masa itu ^_^
Oh,,yah aku lupa dikelas dua aku juga sempat dekat dengan akhwat ROHIS dia juga satu kelas sama aq,,tapi karna jarak tempat duduk yang agak jauh kami gak terlalu akrab kalau dikelas,,namanya Nur Desi Ratnasari, biasa disapa Echy,,namanya mirip sama emak ya,,hhmmmm. Aku kenal Echy waktu jadi tim lomba mading 3D pekan muharram. Waktu itu aku yang memang anggota mading sekolah yang diajak ikut lomba, nah karna temanya Islami maka kami merekrut anak ROHIS yaaa sie Echy tadi. Echy seorang yang periang, humoris, penuh semangat, ramah, bersifat keibuan n kalau berteman sama siapa aja, gak pilih pilih. Awal kenal aq gak begitu akrab sama echy, tapi karna proses pembuatan mading yang cukup lama n sering dapat tugas untuk bareng, akhirnya kami mulai akrab. Dan ketika perlombaan yang mengguncang batinku,,echy jadi sasaranku untuk berbagi perasaan.  Perlombaan itu diadakan PUSDIMA UNMUL, semua yang dating rata-rata aktivis mesjid dengan pakaian mereka yang berbeda dengan mahasiswa biasanya. Acara itu berlangsung 3 hari, disini aku merasa atmosfir yang berbeda, nuansa Isalami begitu terasa. Entahlah aku meraskan ketenangan. Ditengah guncangan yang terjadi dengan batinku. Bu Ismi (guru bahasa Arab q) tanya eskul apa aja yang aq ikuti n akhirnya angak untuk ikut ROHIS dan ajakan itu aq tanggapi dengan serius. Aku masuk ROHIS dan echy jadi tempat aku bertanya sepertia apa ROHIS, kenapa begini n begitu. Sampai akhirnya ROHIS ada acara yang kalau gak salah Louncing Mentoring,,semua anggota ROHIS harus datang, bagi akhwat wajib pake rok. Hmmmm,,aku bertanya-tanya kenapa harus pake rok. Sehari sebelum acara malamnya aku Tanya sama echy kenapa harus pake rok, kenapa jilbabnya besar, n masih banyak kenapa. Paginya echy pinjamkan aku 2 buku satu tentang muslimah dan yang satu lagi tentang bagaimana mengontrol hati (perasaan). Dua buku itu langsung aku lahap. Dibuku ‘How to be the true Moslem gils’ yang dipinjamkan echy aku temukan jawaban daripertanyaan yang mengganjal waktu aku ikut lomba mading. Hhhmmmmm,,atas kehendak ALLAH echy termasuk orang yang berjasa buat aku. Jazakillah khoir ^_^
Berlanjut dikelas 3,,hmmmm. Disini aku menemukan persahabatan yang belum pernah aku rasakan tepatnya UKHUWAH ISLAMIYAH persaudaraan Islami. Setelah kelas 2 pisah kelas dikelas 3 aku satu kelas lagi sama Emak, Rita, n Angelin. Aku duduk sebelahan lagi sama Angelin. Tapi kami gak seakrab dulu. Aku lebih banyak menghabiskan waktu sama Eka Nurjanah Wulandari. Bukan giman-giman tapi memang waktu yang membuatnya seperti itu,, maaf ya Angel. :(
Aku mulai dekat sama Eka ketika liburan kenaikan kelas 3,,ROHIS ada study tour ke Pesantren Hidayatullah Balikpapan. Sebenarnya Eka sahabatnya Rahdanur,,mereka berdua juara kelas di IPA 1,,Rahdanur yang pertama n Eka yang kedua. Waktu study tour,,sebenarnya Rahdanur juga ikut tapi gak tau kenapa Eka justru lebih sering dekat sama aku. Eka masih asing buat aku, karna dia anak pindahan, kelas dua dia masuk diSMAPAN yang sempet bikin geger,,hoho lebay. Iya, berita yang tersebar Rahdanur yang selama ini sulit ditandingi kepintarannya tiba-tiba dapat saingan baru.^^
Balik kecerita awal, jadi selama di Pesantren aku lebih banyak sama eka, aku yang waktu itu juga gak punya teman akrab di ROHIS yaaa mau aja kemana-mana sama Eka. Disini mulai terjalin komunikasi kami. Gak cuma sampai disini, setelah pulang dari Pesantren Hidayatullah, ada banyak Tanya dibenakku n ada keinginan untuk belajar agama. Dan aku memutuskan ikut Liqo. Bener-bener gak nyangka kalau aku dapat kelompok Liqo sama Eka n Rahdanur. Berlajutlah kedekatan qmi. Tapi disini aku masih canggung dalam pikiranku,,eka n rahdanur anak-anak pintar sedangkan aq. Hhhmmmmm.
Berlanjut ketika pembagian kelas 3,, kaget banget waktu tau aku satu kelas sama eka. Sepasang sahabat itu pisah kelas. Eka yang murid baru gak begitu banyak kenal warga-warga SMAPAn kebingungan. N begitu sadar satu kelas sama aku disini mulai terjalin keakraban itu. Kemana-kamana eka minta temanin. Udah kayak ekor aja >,<
Karna dekat sama eka,, akhirnya aku juga jadi dekat sama Rahdanur, sebenarnya kelas satu dulu aku juga sudah cukup mengenal rahdanur, coz rahdanur teman satu SMP emak, n emak sering minta ajarin rahdanur. Tapi kali ini beda, awal sering mean bareng mereka aku rada aneh sie,,secara mereka itu,,yaaaaa,,begitulah. Rada sangar,,heheheheh. Peace :p.
Keakraban itu juga tumbuh denga berjalannya Liqo qmi,,seiring berjalannya waktu,,aku merasakan persahabatan yang luar biasa. Sekarang sudah ada teman untuk sholat dhuhur berjamaah di mushola. Sudah ada teman yang bisa diajak shearing tentang agama. Subahanlah Alhamdulillah. Aku senang bisa kenal mereak. Sahabat yang tidak pernah menuntut. N menerima apa adanya yah,,gitu yang aku liat.
Satu lagi sahabatku, ditengah keakrabanku sama Rahdanur n Eka, baru sadar ada Listya Adelani teman satu banggu Eka. Kami mulai dekatin nenk’tya (panggilan Listya) n ternyata nenk juga ada ketertarikan akan agama. Jadilah qmi berempat ^_^. Tapi sayang sama nenk cuma sebentar, sebulan sebelum UAS nenk nyusul ayahnya k’Melbourne sampai sekarang. Hmmmm. Tapi sampai kapanpun kalian tetap berada dalam daftar sebagai SAHABAT TERBAIKKU,,entah bagaimana aku dimata kalian,,tapi yang jelas dimataku kalian adalah sahabatku. ^_^
Sengaja aku tulis ini untuk melepas kerinduanku. Kangen banget sama kalian………………

Kota Tepian, 9 Feb 2011